Memenangkan Persaingan Pencarian Talent

1 Mar 2019 Blog Posts

Pertumbuhan bisnis sebuah perusahaan tidak terlepas dari banyak faktor. Salah satunya adalah sumber daya manusia yang bekerja dengan baik dan produktif. Selain faktor internal dari setiap pribadi karyawan tersebut, faktor eksternal dari karyawan yang menjadi tugas sebuah perusahaan akan meningkatkan produktifitas dan kualitas kerja seorang karyawan.

Lebih jauh lagi, proses perekrutan karyawan akan menjadi lebih mudah dengan dimilikinya citra positif perusahaan di benak calon karyawan. Bagaimana cara agar perusahaan bisa memenangkan persaingan pencarian talent atau karyawan? Rekan HR bisa menyimak uraian artikel ini untuk tahu jawabannya.

Membuka lowongan pekerjaan baik lewat social media mereka atau situs berbayar adalah salah satu cara paling umum yang dilakukan sebuah perusahaan dalam proses perekrutan karyawan. Hal ini akan memudahkan karyawan untuk menemukan lowongan pekerjaan yang sesuai dengan kriteria mereka.

Penulisan deskripsi pekerjaan yang jelas akan membantu perusahaan menemukan kandidat paling tepat yang mereka butuhkan. Selain itu, pencantuman estimasi gaji dan benefit-benefit lain yang akan didapatkan karyawan akan membuat lowongan perkerjaan yang diposting menjadi alasan tambahan bagi calon karyawan untuk mengajukan lamaran.

Aktif masuk ke dalam komunitas-komunitas talent yang sedang dan akan dicari juga juga bisa menjadi cara yang dipilih. Hal ini untuk menambah jejaring dan mengenalkan perusahaan ke calon-calon karyawan yang di masa depan bisa menjadi kandidat talent yang dibutuhkan. Tapi perlu dicatat, talent-talent ini akan terus berproses sehingga di masa depan, talent-talent ini bisa jadi kurang tepat untuk mengisi posisi yang saat ini mereka cocok untuk tempati.

Sebelumnya tersebut mengenai citra positif perusahaan di mata karyawan, hal ini bisa dikembangkan secara proaktif dengan melakukan teknik-teknik pemasaran yang baik dan terkini. Jika citra sebuah perusahaan lebih baik dari perusahaan saingannya, peluang karyawan memilih melamar ke perusahaan tersebut akan semakin besar juga. Teknik pemasaran yang membangun citra positif ini akan melebarkan jangkauan perusahaan tersebut kepada calon-calon karyawan yang berkualitas.

Semua penjabaran di atas memang mudah dijelaskan di atas kertas. Pada kenyataannya, proses perekrutan karyawan adalah hal yang sangat rumit dan kadang melelahkan. Dengan sumber daya yang terbatas dan juga deadline perekrutan yang kadang tidak bersahabat, banyak membuat perusahaan memilih menggunakan jasa konsultan perekrutan.

Berkaitan dengan jasa konsultan perekrutan karyawan, Meta Visio Indonesia sebagai perusahaan konsultan perekrutan memberikan solusi yang tepat bagi perusahaan-perusahaan yang -dengan berbagai alasan- memiliki kendala dan kesulitan menemukan calon-calon talent di era persaingan perekrutan yang semakin ketat. Meta Visio Indonesia memberikan jasa background screening, recruitment services, dan juga jasa-jasa lainnya di bidang human resources dan perekrutan talent.

Untuk tahu lebih lanjut, silakan hubungi Meta Visio Indonesia melalui alamat-alamat kontak berikut:
Telepon : (021) 754 4008
Whatsapp : 0811 1954 100
Email : info@mevisindo.com
Website : www.mevisindo.com

Ternyata HRD dan Personalia itu Beda Loh!

1 Mar 2019 Blog Posts 1

Hai, rekan-rekan HR! Kalian pasti sudah mengetahui apa itu HRD dan tugas-tugasnya. Tapi, topik mengenai perbedaan antara HRD dan personalia ternyata belum banyak diketahui oleh orang lho. Bahkan sebagian rekan-rekan HR. Terutama bagi rekan HR yang baru atau belum genap menginjak satu tahun di bidang ini. Kalian termasuk di dalamnya? Yuk simak artikel ini hingga selesai.

Sebelum masuk ke bagian perbedaan, sebaiknya kita gali lebih dalam mengenai definisi dari masing-masing istilah itu. HRD adalah singkatan dari Human Resources Department atau Human Resource Development. Sementara kata personalia atau departemen personalia adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan kepegawaian atau departemen yang mengurusi pegawai atau pekerja. Sepertinya mirip yah? Ternyata setelah ditelusuri, ada perbedaan yang cukup signifikan loh.

Lalu, apa itu HRD dan tugasnya? HRD bertanggung jawab terhadap pengelolaan sumber daya manusia dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Idealnya, pengelolaan sumber daya manusia ini memiliki delapan tugas pokok, yaitu; seleksi dan rekrutmen (selection and recruitment), pelatihan dan pengembangan (training and development), compensation and benefit, manajemen kinerja (performance management), perencanaan karir (career planning), hubungan karyawan (employee relations), separation management, serta administrasi personalia (personnel administration) dan HRIS. Bisa dikatakan, cakupan pekerjaan HRD itu jauh lebih kompleks dari sekedar rekrutmen dan pelatihan karyawan yang sudah umum diketahui oleh rekan-rekan HR. Menarik sekali yah?

Lalu bagaimana dengan tugas personalia organisasi atau biasa disebut juga dengan kepegawaian? Ternyata, personalia itu mempunyai tugas pokok mendukung terlaksananya fungsi HR yang telah disebutkan di tugas-tugas HRD, misalnya; bertanggung jawab terhadap database karyawan, payroll, pembayaran benefit, absensi, pencatatan cuti tahunan. Jadi bisa dibilang, personalia lebih menitikberatkan kepada fungsi administratif yang bersifat rutinitas dan manual. Lalu, apakah bisa dibilang HRD tidak memiliki tugas-tugas administratif? Tidak juga, mungkin porsinya saja yang berbeda.

Dari penjelasan di atas, sepertinya sudah lebih jelas perbedaan kedua bagian di dalam organisasi atau perusahaan itu kan? Jika kamu punya pendapat lain mengenai perbedaan antara personalia dan HRD, silakan submit di kolom komentar di bawah yah. Yuk kita diskusi!

1 2

Search

+
Contact us via Whatsapp at 0811 1954 100
Powered by
WhatsApp chat